LUBUKBASUNG, BABARITO.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Agam menyiagakan sejumlah peralatan kebencanaan selama arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 Hijriah, mengingat wilayah tersebut rawan banjir dan tanah longsor.
Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono, mengatakan peralatan yang disiagakan antara lain perahu karet, mesin pemotong kayu, serta dukungan alat berat untuk mengantisipasi potensi bencana.
“Perahu karet, mesin pemotong kayu dan lainnya kita siapkan dalam kondisi layak pakai,” kata Rahmat di Lubuk Basung, Sabtu.
BPBD Agam juga mengerahkan 30 personel yang disiagakan di sejumlah pos pantau, pos pengamanan, serta markas komando BPBD selama periode Lebaran.
Selain itu, BPBD berkoordinasi dengan Hutama Karya Infrastruktur dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang setempat untuk menyiapkan alat berat di titik rawan longsor.
Setidaknya empat alat berat ditempatkan di sepanjang jalan provinsi yang menghubungkan Lubuk Basung–Bukittinggi serta ruas Padang–Bukittinggi di kawasan Malalak.
Alat berat tersebut disiagakan untuk membersihkan material longsor yang berpotensi menimbun badan jalan apabila terjadi bencana.
Rahmat menjelaskan sejumlah titik rawan longsor berada di Dalko (Kecamatan Tanjung Raya), Panta (Kecamatan Matur), Sungai Landia (Kecamatan Ampek Koto), serta Malalak.
Menurut dia, wilayah tersebut beberapa kali mengalami tanah longsor akibat curah hujan yang tinggi.
BPBD mengimbau warga yang tinggal di daerah rawan bencana agar selalu memantau kondisi cuaca. Jika hujan dengan intensitas tinggi terjadi, masyarakat diminta segera mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Sementara itu, warga yang hendak bepergian diminta menunda perjalanan dan menghindari jalur yang rawan bencana. (babarito/ant)

