LUBUKBASUNG, BABARITO.COM – Kepolisian Resor (Polres) Agam, Sumatera Barat, menyiapkan tujuh jalan alternatif untuk mengantisipasi kemacetan saat arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan karena sejumlah ruas jalan di wilayah itu rusak akibat bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025.
“Kami menyediakan tujuh jalan alternatif untuk mengurai kemacetan saat pengendara melewati ruas jalan yang rusak,” kata Kapolres Agam AKBP Muari di Lubuk Basung, Kamis (13/3).
Jalan alternatif tersebut menghubungkan Lubuk Basung-Bukittinggi, Palembayan-Bukittinggi, dan sejumlah jalur lain yang dinilai aman dilalui kendaraan. Pemerintah juga membangun jalan semi permanen berupa jembatan bailey dan armco di lokasi jembatan yang rusak akibat banjir bandang, tanah longsor, dan banjir.
“Dengan jembatan sementara ini, arus lalu lintas kembali normal, sekaligus membantu kelancaran perekonomian masyarakat. Jembatan bisa menjadi alternatif bagi pengendara,” jelas Muari.
Dalam Operasi Ketupat 2026, Polres Agam juga mendirikan dua pos pelayanan dan dua pos pengamanan guna memastikan mudik aman dan lancar. Operasi tersebut melibatkan puluhan personel Polri yang diperkuat oleh personel TNI, Satpol PP, BPBD, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait lainnya.
Polres Agam juga membentuk beberapa satuan tugas, antara lain Satgas Patroli, Satgas Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas), serta Satgas Preventif. Masing-masing satgas memiliki tugas yang saling berkaitan untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus mudik di lapangan.
“Satgas ini akan melakukan patroli di wilayah hukum Polres Agam untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (babarito/ant)

