KAIRO Babarito.com– Nama Yelly Putriani, seorang gadis asal Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mendadak jadi buah bibir di seantero Mesir. Sosoknya viral setelah terpilih menjadi perwakilan mahasiswi asing untuk menyampaikan pidato pada prosesi wisuda akbar Universitas Al-Azhar, Kairo.

Kalimatnya yang tulus dan fenomenal, “Terima Kasih Al-Azhar,” tak hanya menyentuh hati para hadirin di auditorium, tetapi juga memicu decak kagum netizen dan media massa di Negeri Kinanah tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Jebolan Parabek yang Harumkan Nama Bangsa
Yelly bukanlah sosok sembarangan. Ia merupakan alumnus tahun 2021 Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek, institusi pendidikan legendaris di Tanah Minang yang telah melahirkan banyak ulama besar. Semangat menuntut ilmu membawanya terbang ke Mesir untuk mendalami Jurusan Balaghah (Sastra Arab) di universitas Islam tertua di dunia tersebut.
Bagi Yelly, memilih Sastra Arab bukan sekadar mengejar gelar. Ia memandangnya sebagai bentuk kecintaan mendalam terhadap Al-Qur’an.
Pesan Haru yang Menggugah Dunia
Dalam pidatonya yang kini berseliweran di media sosial, Yelly menyampaikan apresiasi mendalam kepada para masyayikh (guru besar) Al-Azhar yang telah mendidiknya dengan penuh perhatian. Tak lupa, ia memberikan penghormatan khusus kepada masyarakat Mesir.
”Kami tidak akan melupakan teman-teman seperjuangan yang berbagi momen lelah bersama. Secara khusus, terima kasih kepada muslimah Mesir yang telah menjadi cermin betapa indahnya kepribadian dan kemurahan hati penduduk Mesir,” tutur Yelly dengan suara penuh haru.
Pihak Universitas Al-Azhar sendiri memberikan apresiasi tinggi atas pesan jujur yang disampaikan Yelly, bahkan mendapatkan beasiswa dari Grand Syekh Al Azhar, Prof. Dr. Ahmed Thayib, untuk melanjutkan program pascasarjana di Universitas Al Azhar Mesir.
Keberhasilan Yelly kembali membuktikan bahwa santri dari daerah, khususnya dari rahim pendidikan Sumatera Barat, mampu bersaing dan bersinar di kancah internasional tanpa kehilangan jati diri dan kerendahhatian mereka. (*)
