LUBUKBASUNG, BABARITO.COM – Bencana tanah longsor menimbun tujuh warga di Jorong Kampung Baruah, Nagari Sungai Landia, Kecamatan Ampek Koto, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Selasa (5/5/2026) malam.
Sebanyak enam korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, sementara satu orang lainnya masih dalam pencarian tim gabungan.
Camat Ampek Koto, Subhan, mengatakan enam korban yang telah ditemukan yakni Dayat (33), Noya (35), Safira (1), Yoni (45), Zaki (18), dan Kuntum (14).
“Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Ahmad Muchtar, Kota Bukittinggi, untuk mendapatkan perawatan,” ujar Subhan di Lubuk Basung, Rabu (6/5/2026).
Ia menjelaskan para korban mengalami luka-luka hingga patah tulang akibat tertimpa material longsor yang menghantam rumah mereka.
Sementara itu, satu korban lainnya bernama Awal (50) masih belum ditemukan. Proses pencarian terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD Agam, PMI, Badan SAR Nasional, TNI, Polri, serta masyarakat setempat.
“Satu korban belum ditemukan dan pencarian dilanjutkan hari ini,” katanya.
Longsor diduga terjadi akibat curah hujan tinggi yang melanda wilayah tersebut. Saat kejadian, para korban berada di dalam dua unit rumah yang kemudian tertimbun material tanah sekitar pukul 22.00 WIB.
Selain menimbun rumah warga, material longsor juga menutup badan jalan provinsi yang menghubungkan Simpang Gudang Lubuk Basung dengan Kota Bukittinggi.
Akibatnya, akses jalan di lokasi kejadian terputus total dan tidak dapat dilalui kendaraan.
“Jalan terputus total karena tertimbun longsor di beberapa titik,” kata Subhan. (babarito/rdr)

