MUI Padang Sayangkan Dugaan Pengadangan UAS di Kutai Barat, Mulyadi Muslim: Jangan Ada Tindakan Provokatif yang Ganggu Kerukunan Beragama

Adiyansyah Lubis

Sekretaris Umum MUI Kota Padang, Mulyadi Muslim. (Foto: Ist)

PADANG, BABARITO.COM – Sekretaris Umum MUI Kota Padang, Mulyadi Muslim, menyayangkan beredarnya informasi mengenai dugaan pengadangan terhadap rombongan Ustaz Abdul Somad (UAS) saat menjalani safari dakwah di Kalimantan Timur.

Informasi tersebut ramai diperbincangkan di media sosial setelah diunggah akun @info_keroan_muaramuntai pada Sabtu (4/7/2026). Dalam unggahan itu disebutkan rombongan UAS diduga diadang oleh sekelompok orang saat hendak memasuki Bandara Melalan, Kabupaten Kutai Barat. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait kebenaran informasi tersebut.

Mulyadi menilai, apabila dugaan tersebut benar terjadi, tindakan itu dapat mencederai nilai-nilai demokrasi dan semangat persatuan yang selama ini dijunjung bangsa Indonesia.

“Kekuatan bangsa Indonesia terletak pada keberagaman suku, budaya, dan keyakinan yang dipersatukan dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika,” ujarnya.

Anggota DPRD Kota Padang itu mengatakan Ustaz Abdul Somad merupakan salah satu tokoh agama yang memiliki kontribusi besar dalam dakwah di Indonesia. Karena itu, menurutnya, tidak semestinya ada tindakan yang menghalangi aktivitas dakwah tanpa dasar yang jelas.

“Atas dasar apa dihalangi atau diprotes oleh anak bangsa yang lain?” katanya.

Mulyadi menambahkan, apabila terdapat dugaan ceramah yang mengandung unsur SARA, bersifat provokatif, atau berpotensi mengganggu kerukunan, penanganannya seharusnya diserahkan kepada aparat yang berwenang sesuai ketentuan hukum.

Ia juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusivitas kehidupan beragama, termasuk di Kota Padang dan Sumatera Barat.

Selain itu, Mulyadi meminta para tokoh masyarakat maupun masyarakat umum menghindari pernyataan dan tindakan yang bersifat provokatif.

“Indonesia secara politik dan ekonomi sedang menghadapi berbagai tantangan. Karena itu, jangan ada tindakan yang memperkeruh suasana dan mengancam integrasi bangsa,” ujar politisi PKS yang juga merupakan fungsionaris Bakor KAN dan LKAAM Sumatera Barat. (babarito)

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer