Agam Dapat Rehabilitasi 311 Hektare Sawah Terdampak Bencana

Adiyansyah Lubis

Ilustrasi lahan sawah. (Foto: Ist)

LUBUKBASUNG, BABARITO.COM – Kabupaten Agam, Sumatera Barat, memperoleh program rehabilitasi sawah terdampak bencana seluas 311 hektare dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia pada 2026. Program ini bertujuan mengembalikan fungsi lahan agar dapat kembali diolah dan ditanami.

Kepala Dinas Pertanian Agam, Arief Restu, mengatakan rehabilitasi tersebut akan dikerjakan secara swakelola oleh 29 kelompok tani dan tersebar di sejumlah kecamatan.

“Lahan seluas 311 hektare itu tersebar di beberapa kecamatan di Agam,” ujarnya di Lubuk Basung, Rabu.

Ia menjelaskan program tersebut telah melalui tahapan administrasi, mulai dari pendataan dan verifikasi lahan terdampak, verifikasi calon petani dan calon lokasi (CP/CL), penyusunan rencana teknis, hingga pencairan bantuan kepada kelompok tani.

Pemerintah daerah juga mengusulkan tambahan rehabilitasi sawah seluas 94 hektare.

Menurut Arief, program ini merupakan bagian dari percepatan pemulihan lahan pertanian akibat bencana hidrometeorologi.

Selain rehabilitasi, pemerintah juga menjalankan program optimalisasi lahan seluas sekitar 294 hektare yang difokuskan pada perbaikan infrastruktur pertanian, seperti irigasi perpompaan, irigasi tersier, dan dam parit.

Program optimalisasi tersebut dikerjakan secara swakelola dengan melibatkan 20 kelompok tani.

Melalui kedua program tersebut, diharapkan lahan sawah terdampak bencana dapat kembali produktif, sekaligus mendukung ketahanan pangan dan pemulihan ekonomi masyarakat.

“Ini merupakan komitmen kami untuk mempercepat perbaikan dan pemulihan lahan sawah, sebagai bagian dari upaya menjaga ekonomi masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan,” kata Arief. (babarito/rdr)

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer