Piaman Barayo 2026 Diramaikan Pasar Malam, Operasional Dibatasi Sebulan

Adiyansyah Lubis

Wisatawan sedang berada di Pantai Gandoriah, Kota Pariaman, Sumbar yang terdapat wahana permainan pada pelaksanaan Pariaman Barayo 2024. Antara/HO-Diskominfo Pariaman

PARIAMAN, BABARITO.COM – Wahana permainan “Pasar Malam” yang dioperasikan pihak swasta mulai dibangun di sejumlah objek wisata di Kota Pariaman, Sumatera Barat, untuk memeriahkan event Piaman Barayo 2026 yang akan digelar pada 21–29 Maret.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman, Ferialdi, di Pariaman, Sabtu, mengatakan hingga saat ini terdapat dua wahana Pasar Malam yang mulai beroperasi, yakni di Pantai Cermin dan Pantai Kata.

“Sejauh ini sudah ada dua wahana permainan Pasar Malam di objek wisata Pariaman. Mereka sudah mulai membangun wahana yang mereka miliki,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembangunan wahana dilakukan oleh pihak swasta setelah mengurus perizinan ke organisasi perangkat daerah (OPD) terkait serta berkoordinasi dengan pemerintah desa atau kelurahan setempat.

Menurutnya, wahana tersebut kemungkinan telah beroperasi sebelum Lebaran. Berdasarkan izin yang diberikan, operasional dibatasi selama satu bulan, yakni 15 hari sebelum dan 15 hari setelah Lebaran.

“Namun jika beroperasi selama Ramadhan dan pada malam hari, maka diperbolehkan setelah Salat Tarawih,” katanya.

Ferialdi menambahkan, meskipun wahana tersebut dapat menyemarakkan Piaman Barayo, penempatannya tidak lagi diizinkan di kawasan Pantai Gandoriah.

Menurut dia, wahana Pasar Malam membutuhkan lahan yang luas sehingga berpotensi mengganggu area parkir serta kenyamanan pengunjung. Selain itu, pada pelaksanaan tahun sebelumnya muncul sejumlah keluhan dari masyarakat.

“Memang mereka meminta agar diizinkan beroperasi di Pantai Gandoriah, tetapi tentu kami tidak dapat mengizinkannya karena tahun lalu banyak yang mengeluhkan,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Pariaman telah mematangkan persiapan Piaman Barayo 2026 guna menyambut kunjungan wisatawan selama libur Lebaran. Koordinasi lintas sektor telah dilakukan, termasuk bersama Forkopimda dan sejumlah pihak eksternal.

Pemkot juga dijadwalkan menggelar rapat final pada pekan depan untuk memastikan pelaksanaan salah satu agenda unggulan di daerah yang dikenal sebagai Kota Tabuik tersebut berjalan lancar. (babarito/ant)

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer