PARIAMAN, BABARITO.COM – Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat, mengalokasikan anggaran sekitar Rp700 juta untuk mendukung pelaksanaan Festival Budaya Tabuik Piaman 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 16–28 Juni.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman, Ferialdi Syarief, mengatakan dari total anggaran tersebut, Rp450 juta dialokasikan untuk dua kelompok Tabuik, yakni Tabuik Pasa dan Tabuik Subarang, masing-masing sebesar Rp225 juta.
“Anggaran untuk masing-masing kelompok naik sekitar Rp25 juta dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp200 juta,” kata Ferialdi di Pariaman, Sabtu.
Ia menjelaskan, kenaikan anggaran tersebut didasarkan pada kebutuhan teknis pembuatan Tabuik serta pelaksanaan rangkaian prosesi adat.
Sementara itu, sisa anggaran sekitar Rp250 juta akan digunakan untuk penyediaan fasilitas pendukung, seperti panggung, serta kegiatan tambahan termasuk pawai.
Ferialdi menyebutkan Festival Tabuik yang kembali masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) diproyeksikan menjadi penggerak ekonomi daerah. Pada pelaksanaan sebelumnya, jumlah kunjungan wisatawan tercatat mencapai ratusan ribu orang.
Masuknya kembali festival ini dalam KEN juga membuka peluang dukungan dari Kementerian Pariwisata, baik dari sisi penyelenggaraan maupun promosi.
“Kami sedang berkoordinasi dengan Kementerian Pariwisata untuk dukungan sarana dan prasarana tambahan,” ujarnya.
Ia menambahkan, berbagai persiapan telah dilakukan menjelang pelaksanaan festival yang rutin digelar setiap bulan Muharram tersebut, termasuk pertemuan dengan tokoh-tokoh Tabuik.
Pertemuan itu melibatkan unsur tuo tabuik, anak tabuik, serta tokoh adat untuk memastikan keterlibatan seluruh pihak dalam pelaksanaan Festival Hoyak Tabuik Piaman 2026. (babarito/rdr)

