LUBUKBASUNG, BABARITO.COM – Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mempercepat pembersihan material tanah longsor yang masih menumpuk di ruas jalan provinsi penghubung Lubuk Basung–Bukittinggi agar kembali lancar menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.
Bupati Agam, Benni Warlis, di Lubuk Basung, Sabtu, mengatakan pembersihan dilakukan di dua jalur alternatif, yakni Pantan–Ngarai Kota Bukittinggi dan Sungai Landia–Bukittinggi.
“Kedua jalur ini merupakan akses alternatif yang sangat vital dari Lubuk Basung menuju Bukittinggi maupun kabupaten dan kota lainnya di Sumatera Barat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, jalur alternatif tersebut terdampak bencana tanah longsor yang menyebabkan sejumlah titik tertimbun material serta badan jalan mengalami ambles.
Saat ini, pembersihan material dilakukan menggunakan alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Agam. Setelah pembersihan, badan jalan yang terban akan diperlebar dan sistem drainase diperbaiki guna mencegah kerusakan lanjutan.
“Kita mengupayakan akses menuju daerah itu kembali normal menjelang Idul Fitri, agar pengendara yang melintas merasa nyaman dan aman,” katanya.
Sebelumnya, Benni telah meninjau langsung lokasi jalan provinsi penghubung Lubuk Basung–Bukittinggi pada Rabu (25/2) untuk memastikan ruas jalan tersebut dapat digunakan kembali secara bertahap oleh masyarakat.
Seluruh kebutuhan perbaikan jalan telah dimasukkan dalam dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) agar proses rehabilitasi berjalan menyeluruh dan berkelanjutan.
“Kebutuhan anggaran R3P diperkirakan sebesar Rp3,53 triliun yang direncanakan pelaksanaannya secara bertahap selama tiga tahun anggaran, yakni 2026 hingga 2028,” ujarnya. (babarito/ant)

