LUBUKBASUNG, BABARITO.COM – Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, segera mengevaluasi sistem dan kesiapan armada pemadam kebakaran setelah insiden kendaraan kehabisan bahan bakar minyak (BBM) saat menuju lokasi kebakaran di Suak, Jorong Ateh, Nagari Koto Gadang Anam Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Kamis sore (2/4/2026).
Sekretaris Daerah Agam, Muhammad Lutfi AR, mengatakan evaluasi dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang.
“Kami akan segera melakukan evaluasi sistem dan armada Satpol PP Damkar Agam,” ujar Lutfi di Lubuk Basung, Jumat (3/4/2026).
Armada Damkar di wilayah barat Agam berjumlah lima unit, namun satu unit rusak akibat kecelakaan. Saat kebakaran rumah milik Ayani (64) terjadi, dua unit armada dikerahkan ke lokasi, tetapi kehabisan BBM dalam perjalanan.
Kondisi ini dipicu kelangkaan BBM di Lubuk Basung setelah salah satu SPBU berhenti beroperasi akibat berakhirnya kontrak dengan PT Pertamina sejak Kamis (26/3). Pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan SPBU dan Pertamina, namun pasokan BBM belum tersedia.
Akibat kejadian tersebut, rumah korban hangus beserta kendaraan roda dua dan roda empatnya. Korban mengalami luka bakar pada kaki dan saat ini menjalani perawatan di RSUD Lubuk Basung.
Seorang warga, Suhardiman, menyayangkan kejadian itu dan meminta evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pemadam kebakaran. (babarito/ant)

