Demi Keamanan Pemudik, Pemprov Sumbar Tetap Tutup Jalur Malalak

Adiyansyah Lubis

Kondisi jalan Malalak, Kabupaten Agam yang sedang dikerjakan yang terban dampak curah hujan cukup tinggi. ANTARA/Yusrizal.

LUBUKBASUNG, BABARITO.COM – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) memutuskan tetap menutup jalan provinsi yang menghubungkan Kota Padang dan Kota Bukittinggi via Sicincin-Malalak-Balingka menjelang Lebaran 1447 Hijriah demi keamanan pemudik.

Supervisor Health, Safety, Security, and Environment PT Hutama Karya Infrastruktur, Budi Setia, mengatakan penutupan dilakukan karena proses perbaikan jalan masih berlangsung pascabencana hidrometeorologi akhir November 2025.

Ruas Koto Mambang–Balingka sebenarnya bisa dilintasi kendaraan tertentu di luar jam operasional, namun hanya untuk warga setempat. Kendati pekerja telah berhenti bekerja pada H-5 Lebaran, jalan tetap ditutup bagi pemudik karena masih berisiko longsor.

“Jalur Koto Mambang-Malalak via Balingka belum aman dibuka,” ujar Budi. Penutupan jalan dilakukan sesuai rekomendasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pengerjaan akan kembali 100 persen pada 29 Maret 2026 dengan target rampung Desember 2026.

Jalur Malalak kerap dijadikan jalur alternatif pemudik untuk menghindari sistem one way. Meskipun sebagian jalan sudah bisa dilalui, kerusakan akibat hujan tinggi pada November 2025 masih terlihat di beberapa titik, termasuk kilometer 82 yang ambles sepanjang 200–300 meter. PT HKI memasang blokade dan spanduk peringatan untuk mencegah kendaraan melintasi ruas jalan yang berisiko. (babarito/ant)

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer