Pemerintah Siapkan Kopdes Merah Putih, Buka Peluang Kerja untuk 1,4 Juta Penerima PKH

Adiyansyah Lubis

Ilustrasi Kopdes Merah Putih. (Foto: Ist)

JAKARTA, BABARITO.COM – Pemerintah menargetkan program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih mampu menyerap hingga 1,4 juta tenaga kerja dari keluarga miskin penerima Program Keluarga Harapan (PKH).

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan, dengan asumsi 80 ribu koperasi dan masing-masing menyerap 15–18 tenaga kerja, program tersebut berpotensi membuka lapangan kerja luas bagi penerima PKH.

“Dengan skema itu, kita bisa menyerap hampir 1,4 juta orang dari penerima manfaat PKH,” ujarnya dalam jumpa pers di Jakarta, Senin.

Menurutnya, program ini tidak hanya mendorong penerima PKH menjadi anggota koperasi, tetapi juga memberi peluang kerja di operasional koperasi desa.

Ia berharap tambahan pendapatan dari sisa hasil usaha (SHU) maupun pekerjaan di koperasi dapat membantu keluarga keluar dari kategori miskin, khususnya kelompok desil 1 dan desil 2.

Kementerian Koperasi saat ini tengah menyiapkan regulasi untuk mempermudah keanggotaan penerima bansos, termasuk keringanan simpanan pokok yang dapat dicicil.

Sementara itu, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menyebut skema perekrutan tenaga kerja Kopdes Merah Putih masih dalam tahap pematangan.

Setelah rampung, mekanisme akan diintegrasikan dengan data penerima manfaat dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, khususnya kelompok desil 1 hingga desil 4.

“Kami akan memaksimalkan tenaga kerja dari warga yang berdomisili di desa dan kelurahan setempat,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan keanggotaan penerima PKH di koperasi akan dilengkapi payung hukum.

Ia menjelaskan setiap anggota wajib membayar simpanan pokok sebagai syarat keanggotaan. Besarannya masih dikaji, dengan opsi Rp50.000 atau Rp100.000 yang dapat dicicil.

Selain itu, anggota juga akan dikenakan simpanan wajib bulanan sekitar Rp5.000–Rp10.000.

“Ini bisa dianggap sebagai bentuk tabungan yang pada akhirnya kembali kepada penerima manfaat,” ujarnya. (babarito/rdr)

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer