Menkeu: Pemerintah Belum Berencana Naikkan Harga BBM Subsidi

Adiyansyah Lubis

Ilustrasi BBM. (Foto: Ist)

JAKARTA, BABARITO.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah saat ini belum berencana menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi meskipun harga minyak dunia mengalami kenaikan akibat konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

“Sampai sekarang belum ada kebijakan untuk mengubah subsidi BBM, dalam pengertian menaikkan harga BBM,” kata Purbaya kepada wartawan di Jakarta, Senin.

Purbaya mengatakan pasokan minyak di dalam negeri masih dalam kondisi aman, sebagaimana juga disampaikan oleh Menteri Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia.

Menurutnya, rata-rata harga minyak dunia saat ini masih berada di bawah batas asumsi maksimal yang telah diperhitungkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dengan demikian, APBN dinilai masih mampu menahan dampak fluktuasi harga minyak global.

Meski demikian, pemerintah akan terus memantau perkembangan harga minyak dalam satu bulan ke depan sebelum mengambil keputusan lanjutan.

“Sekarang belum saatnya mengambil keputusan, karena uangnya masih cukup,” ujarnya.

Purbaya juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan mempercayai kebijakan pemerintah dalam menghadapi dinamika ekonomi global.

Ia menilai Indonesia telah beberapa kali menghadapi lonjakan harga minyak dunia tanpa menimbulkan dampak signifikan terhadap stabilitas negara.

Dalam kesempatan terpisah, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pasokan BBM nasional tetap aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan puasa hingga Idul Fitri.

Ia juga memastikan harga BBM bersubsidi, termasuk Pertalite, tidak akan naik meskipun harga minyak dunia mengalami kenaikan.

Sebelumnya diberitakan harga minyak mentah jenis Brent crude oil mencapai 118 dolar AS per barel, level tertinggi sejak 17 Juni 2022.

Harga tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata harga minyak pada Januari 2026, di mana Brent berada di kisaran 64 dolar AS per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) tercatat sekitar 57,87 dolar AS per barel. (babarito/ant)

Tags

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer