Gubernur Mahyeldi Sebut Pacu Kudo jadi Daya Tarik Wisata Sumbar

Adiyansyah Lubis

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah. (Foto: Ist)

PADANG, BABARITO.COM – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menyebut ajang Padang Pariaman Pacu Kudo 2026 berpotensi memperkuat sektor pariwisata sekaligus mendorong perekonomian daerah.

“Pacu kuda ini menjadi bagian dari kegiatan wisata di Sumatera Barat dan dapat menjadi pilihan bagi wisatawan,” kata Mahyeldi saat membuka ajang tersebut di Gelanggang Pacuan Kuda Duku Banyak, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu.

Menurut dia, berbagai kegiatan olahraga di daerah mampu menarik banyak penonton, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan.

Ia menjelaskan, peningkatan jumlah wisatawan akan berpengaruh langsung terhadap perekonomian masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang terdampak pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat serta bencana hidrometeorologi yang terjadi sebelumnya.

Mahyeldi menambahkan, sektor pariwisata juga berpotensi mendorong investasi dan membuka lapangan kerja, termasuk di bidang perhotelan.

Ia turut mengapresiasi perantau Minang yang pulang kampung saat Lebaran dan berkontribusi terhadap perputaran ekonomi daerah.

“Sejak 2024, kontribusi perantau dalam menggerakkan perekonomian Sumbar mencapai sekitar Rp20 triliun,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis menyebutkan sebanyak 76 kuda pacu dari berbagai daerah di Sumatera Barat ambil bagian dalam ajang yang digelar pada 28–29 Maret 2026 tersebut.

“Jumlah peserta tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 65 kuda pacu,” katanya.

Ia menilai peningkatan tersebut tidak terlepas dari persiapan yang lebih matang, sehingga diharapkan mampu meningkatkan jumlah penonton serta menggerakkan perekonomian pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). (babarito/ant)

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer