Baznas Sawahlunto Subsidi Biaya Kuliah Mahasiswa Mustahik

Adiyansyah Lubis

Ketua Baznas Kota Sawahlunto Edrizon Effendi. (Foto: Posmetro)

SAWAHLUNTO, BABARITO.COM – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Sawahlunto, Sumatera Barat memfasilitasi subsidi uang kuliah dan biaya hidup bagi mahasiswa dari keluarga mustahik yang menempuh pendidikan keagamaan, baik di dalam maupun luar negeri.

Ketua Baznas Kota Sawahlunto, Edrizon Effendi, di Sawahlunto, Sabtu, mengatakan saat ini bantuan diberikan kepada lima mahasiswa yang menempuh pendidikan di Universitas Mahmud Yunus Batusangkar serta satu mahasiswa program magister di Universitas Al-Azhar, Mesir.

“Untuk mahasiswa di Universitas Mahmud Yunus Batusangkar, kami sudah menjalin kerja sama dengan pihak kampus. Mahasiswa dari keluarga mustahik yang direkomendasikan Baznas Sawahlunto hanya perlu membayar uang semester sebesar Rp400 ribu,” kata Edrizon.

Ia menjelaskan, tanpa subsidi tersebut biaya semester di kampus tersebut bisa mencapai sekitar Rp2,5 juta.

Selain keringanan biaya kuliah, para mahasiswa juga mendapatkan bantuan biaya hidup sebesar Rp600 ribu per bulan yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti biaya kos dan makan.

“Bantuan biaya hidup itu ditransfer secara berkala setiap bulan melalui rekening Bank Syariah Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, untuk mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar negeri, Baznas Sawahlunto memberikan bantuan kepada Rahmat Illahi, mahasiswa asal Desa Kumbayau, Kecamatan Talawi, yang sedang menempuh studi S2 jurusan Bahasa Arab di Universitas Al-Azhar, Mesir.

“Untuk mahasiswa yang belajar di luar negeri, bantuan dari Baznas sebesar Rp1 juta per bulan,” katanya.

Edrizon menambahkan pada tahun ini Baznas Sawahlunto kembali membuka kesempatan bagi mahasiswa lain dari keluarga mustahik untuk mengikuti program bantuan tersebut dengan mendaftarkan diri langsung ke Kantor Baznas.

Selain program subsidi melalui kerja sama dengan perguruan tinggi, Baznas juga menyalurkan bantuan pendidikan secara reguler dengan besaran yang disesuaikan dengan kebutuhan biaya kuliah atau sekolah.

“Biasanya setiap dua atau tiga bulan sekali kami menyalurkan zakat reguler, termasuk bantuan biaya pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa,” ujarnya.

Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, mengapresiasi kinerja Baznas dalam mengoptimalkan pengumpulan serta penyaluran zakat kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Pertahankan kinerja Baznas yang profesional, transparan, dan berintegritas. Zakat adalah amanah umat yang harus dikelola dengan kesadaran, kesabaran, ketelitian, serta kepatuhan terhadap nilai-nilai syariah,” kata Riyanda. (babarito/ant)

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer