Wakil Wali Kota Padangpanjang 2013-2018 Positif Covid-19

editor

Kadis Kesehatan Padangpanjang Nuryanuwar dan Jubir Covid-19 Ampera Salim menggelar konferensi pers di Kantor Dinas Kominfo Padangpanjang.
Kadis Kesehatan Padangpanjang Nuryanuwar dan Jubir Covid-19 Ampera Salim menggelar konferensi pers di Kantor Dinas Kominfo Padangpanjang.

Padangpanjang, Babarito
Mantan Wakil Wali Kota Padangpanjang 2013-2018 dr Mawardi dan istri Agusnilra dinyatakan positif terjangkit virus corona. Hal itu diungkapkan Kadis Kesehatan Kota Padanganjang Nuryanuwar di Kantor Dinas Kominfo setempat, Selasa (23/6).

“Ya, Bapak dr. Mawardi bersama istri dinyatakan positif covid. Dipastikan terjangkit setelah hasil swab dikeluarkan pihak terkait Selasa(23/6) dini hari,” ujar Nuryanuar Didampingi Juru Bicara Covid Kota Padangpanjang Ampera Salim.

Diketahui terjangkit covid, jelas, Nuryanuar mengungkapkan, berawal dari istri Mawardi mengalami demam tinggi. Setelah menjadi pemeriksaan awal oleh dr. Mawardi sekaligus meminta istrinya untuk di lakukan tes swab.

Keinginan dr. Mawardi menegaskan istrinya untuk menjalani tes swab tersebut, ujar Nuryanuwar, Mawardi merupakan seorang dokter yang pastinya mengetahui kondisi istrinya.

“Tidak hanya istri, dr. Mawardi juga menjalani tes swab. Di-swab keduanya positif covid. Saat ini pasien menjalani proses karantina,” ujar Nur.

Sementara Jubir Covid Kota Padangpanjang Ampera Salim, tidak menyanggah terkait berita yang menetapkan dr. Mawardi terjangkit virus.

Ampera Salim menjelaskan, saat diperiksa di IGD, tensinya normal. Namun dari hasil rontgen, ada indikasi Agusnilra terpapar covid. Pihak RSUD Padangpanjang, akhirnya kedua pasien sebagai PDP (pasien dalam pengawasan) dan langsung dirawat di ruang covid.

Sesuai SOP, pasien PDP harus diswab. Pada Senin (22/6), diambillah sampel swab Agusnilra sekaligus Mawardi. Pada Selasa dini hari hasilnya keluar, ternyata keduanya positif.

“Ibu dirawat di ruang isolasi covid, Pak Mawardi juga di ruangan yang sama namun dengan jarak aman. Khusus Pak Mawardi, beliau OTG (orang tanpa gejala),” jelas Ampera Salim.

Dengan positifnya Mawardi dan istrinya, maka langkah tracking langsung dilakukan. Sebagai seorang dokter dengan pasien yang panjang dan pergaulan yang luas, diperkirakan hasil trackingnya akan banyak.

“Kami menghimbau masyarakat Padangpanjang dan sekitarnya yang sempat kontak langsung dalam 2 minggu terakhir, segera lapor ke dinas kesehatan atau puskesmas terdekat,” tandasnya. (edt)

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer