PADANG, BABARITO.COM – Perum Bulog Wilayah Sumatera Barat memastikan ketersediaan pasokan beras mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama tiga bulan ke depan.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumbar, Darma Wijaya, mengatakan stok beras dalam kondisi aman dan terkendali.
“Stok beras untuk alokasi tiga bulan ke depan dalam kondisi baik,” ujarnya di Padang, Jumat.
Saat ini, cadangan beras yang tersimpan di gudang Bulog mencapai 10.110 ton. Selain itu, tersedia pula 128.995 kilogram gula dan 2.779.498 liter minyak goreng.
Di sisi lain, Perum Bulog terus menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat untuk periode Februari hingga Maret 2026. Bulog juga menjalankan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang menyasar masyarakat luas.
“Selain itu, Bulog menggelar gerakan pangan murah, termasuk menjelang Idulfitri 1447 Hijriah,” kata Darma.
Program gerakan pangan murah tersebut dilakukan bekerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota serta instansi terkait sebagai upaya pengendalian inflasi dan menjaga daya beli masyarakat.
“Berbagai upaya ini dilakukan untuk memastikan tidak terjadi kelangkaan pasokan kebutuhan pokok di masyarakat,” ujarnya.
Secara nasional, Bulog juga memastikan pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) berjalan optimal guna menjaga stabilitas pangan di tengah tantangan global, termasuk dampak geopolitik dan potensi fenomena El Nino pada 2026.
Saat ini, stok beras nasional yang dikelola Bulog mencapai 3,7 juta ton dan siap digunakan untuk intervensi pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga di pasaran. (babarito/ant)

