PARIAMAN, BABARITO.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman, Sumatera Barat, mengagendakan Festival Takbir Keliling untuk menyemarakkan malam takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah di daerah tersebut.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Pariaman, Elfis Candra, mengatakan kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada malam takbiran dengan rute mulai dan berakhir di Balaikota Pariaman.
“Festival ini akan diselenggarakan pada malam takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah dengan titik start dan finis di Balaikota Pariaman,” katanya di Pariaman, Kamis.
Ia menyebutkan kegiatan yang pertama kali dilaksanakan tersebut bertujuan mempererat ukhuwah Islamiah sekaligus meningkatkan pengamalan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Selain itu, kegiatan yang melibatkan banyak peserta tersebut juga diharapkan mampu mendorong pergerakan ekonomi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah setempat.
Elfis menyampaikan agar kegiatan berjalan lancar, peserta yang ingin mengikuti festival diminta berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan Kantor Urusan Agama (KUA) setempat.
“Pendaftaran peserta dimulai pada 17 Maret 2026 di Bagian Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Pariaman pada jam kerja,” ujarnya.
Ia menambahkan masyarakat umum tetap diperbolehkan mengikuti iring-iringan takbiran meski tidak terdaftar sebagai peserta festival, dengan catatan tetap berkoordinasi dengan instansi terkait agar kegiatan berjalan tertib.
Adapun indikator penilaian pemenang meliputi kreativitas, kekompakan barisan, kualitas vokal dan irama takbir, serta kedisiplinan dan kebersihan selama mengikuti rute kegiatan.
“Peserta yang menjadi pemenang akan mendapatkan hadiah. Juara I, II, dan III memperoleh trofi dan tabanas, sedangkan harapan I, II, dan III mendapatkan tabanas,” katanya.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Pariaman bersama sejumlah komunitas dan pemangku kepentingan mengagendakan sebanyak 43 kegiatan sepanjang 2026 guna menyemarakkan kota wisata tersebut dan menarik kunjungan wisatawan.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman, Ferialdi, mengatakan puluhan kegiatan tersebut telah dihimpun dari berbagai organisasi perangkat daerah, instansi vertikal, perguruan tinggi, hingga komunitas di daerah itu.
“Kegiatan tersebut akan dimasukkan ke dalam kalender event Kota Pariaman sepanjang 2026,” katanya.
Ia menambahkan puluhan agenda tersebut mencakup berbagai kategori mulai dari seni dan budaya hingga olahraga yang diyakini mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke kota yang dikenal sebagai Kota Tabuik tersebut. (babarito/ant)

