
Padang, Babarito
Progres fisik pembangunan jalan tol Padang-Sicincin sudah mencapai 20,5 persen. Pembangunan tol ini akan meningkatkan konektivitas antara dua provinsi yaitu Riau dengan Sumatera Barat.
“Kehadiran jalan tol ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi mengatasi kepadatan lalu lintas terutama arus komoditas,” ujar Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono.
Selain itu terang Basuki, jalan tol ini akan memberikan dampak positif yang luar biasa terhadap perekonomian Sumbar, Pekanbaru dan sekitarnya.
“Bukan hanya soal pengangkutan produk-produk, tapi juga memudahkan akses wisatawan menuju tempat-tempat wisata yang begitu lengkap yaitu wisata religi, budaya dan alam,” tukas Basuki.
Ia menjelaskan, pembangunan jalan tol ini dimulai Februari 2018 dan ditargetkan selesai serta beroperasi Desember 2021.
Tol Padang-Sicincin adalah Seksi I dari Tol Pekanbaru-Padang yang panjang totalnya 254 km. Tol Pekanbaru – Padang nantinya akan dapat memangkas waktu tempuh yang semula 9 jam menjadi 3-4 jam.
“Secara keseluruhan ruas Tol Pekanbaru-Padang ditargetkan beroperasi tahun 2025,” ungkapnya. (pta)

