Presiden Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Ada Komitmen Iuran 1 Miliar Dolar untuk BoP

Adiyansyah Lubis

Presiden Prabowo Subianto mengucapkan selamat HarI Raya Idulfitri kepada seluruh umat Islam tanah air di berbagai penjuru negeri. ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden.

JAKARTA, BABARITO.COM – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia tidak pernah berjanji atau berkomitmen menyumbang 1 miliar dolar AS (sekitar Rp17 triliun) kepada Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) yang diinisiasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

“Jadi, kita tidak pernah mengatakan bahwa kita mau ikut iuran 1 miliar dolar,” ujar Prabowo dalam wawancara yang diterima di Jakarta, Minggu. Ia menegaskan tidak ada komitmen keuangan yang pernah dijanjikan kepada Amerika Serikat terkait keikutsertaan Indonesia dalam BoP.

Prabowo menyebut Indonesia absen dalam pertemuan “founding donors” di Washington pada 19 Februari lalu, yang memperlihatkan Indonesia tidak memiliki keterlibatan finansial dalam BoP.

“Kita menyatakan siap mengirim pasukan perdamaian sesuai kebutuhan, tapi bukan dalam bentuk uang,” jelas Presiden. Indonesia bersedia berkontribusi menjaga warga Gaza melalui pasukan perdamaian.

Meski demikian, Prabowo menambahkan pemerintah akan mempertimbangkan kontribusi jika pembangunan kembali Gaza dimulai setelah tercapai gencatan senjata. Ia menyinggung Baznas dan bantuan Indonesia sebelumnya, termasuk rumah sakit dan fasilitas sosial lainnya di wilayah tersebut.

Laporan sebelumnya dari Bloomberg menyebut rancangan piagam BoP mensyaratkan pembayaran 1 miliar dolar AS agar negara bisa menjadi anggota tetap Dewan Perdamaian. Namun, batasan keanggotaan tiga tahun dapat gugur bagi negara yang menyumbang dana tunai lebih dari jumlah tersebut di tahun pertama piagam berlaku. (babarito/ant)

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer