Pemko Padang Percepat Pembangunan PSEL, 700 Ton Sampah Ditargetkan Berkurang

Adiyansyah Lubis

Pertemuan dengan Kementerian Lingkungan Hidup membahas rencana pembangunan PSEL di TPA Air Dingin. (Foto: Ist)

PADANG, BABARITO.COM – Pemerintah Kota Padang mempercepat penanganan sampah melalui rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Air Dingin.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyatakan proyek ini menjadi langkah strategis untuk mengurangi timbunan sampah yang saat ini mencapai sekitar 700 ton per hari.

“PSEL diproyeksikan mampu mengolah sekitar 200 ton sampah per hari, sehingga akan sangat membantu pengurangan volume sampah,” ujarnya usai pertemuan dengan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Jumat.

Ia menjelaskan, sebelumnya Pemko Padang sempat mempertimbangkan skema Refuse Derived Fuel (RDF), namun belum terealisasi. Kehadiran PSEL diharapkan menjadi solusi konkret dan berkelanjutan.

Fadly juga menyebutkan, Pemko Padang telah meraih Sertifikat Adipura dan masuk dalam delapan besar kota terbersih di Indonesia. Dengan pembangunan PSEL, pihaknya optimistis dapat meningkatkan capaian tersebut hingga meraih Piala Adipura.

Sementara itu, Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Air KLH/BPLH, Tulus Laksono, mengatakan pembangunan PSEL merupakan bagian dari kebijakan nasional untuk mendorong pengelolaan sampah modern berbasis sanitary landfill.

Menurutnya, proyek ini akan didukung pendanaan dari pemerintah pusat, sementara pemerintah daerah menyiapkan lahan. Teknologi PSEL memungkinkan sampah diolah menjadi energi listrik yang memiliki nilai tambah ekonomi.

Secara nasional, program ini direncanakan mencakup 33 kabupaten/kota. Pembangunan PSEL di Padang menjadi salah satu prioritas percepatan. (babarito)

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer