Meski Lancar, Titik Bekas Longsor masih Mengintai di Jalur Penghubung Jambi-Pessel

Adiyansyah Lubis

Kendaraan melintas di jalan lintas Jambi-Sumbar di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), Sungai Penuh, Jambi, Selasa (24/3/2026). (ANTARA FOTO/WAHDI SEPTIAWAN)

JAMBI, BABARITO.COM – Jalan lintas penghubung Kota Sungai Penuh, Jambi, menuju Tapan (Pesisir Selatan, Sumatera Barat) hingga Muko-Muko, Bengkulu, terpantau aman dilalui pemudik dan wisatawan.

Perwira Pengendali Pos Pelayanan Puncak Polres Kerinci, Ipda Haryanto, mengatakan arus lalu lintas di jalur Sungai Penuh–Tapan dalam kondisi lancar dan terkendali.

“Saat ini arus balik maupun menuju lokasi wisata di kawasan Puncak hingga Tapan berjalan baik,” ujarnya di Sungai Penuh, Selasa.

Meski demikian, masyarakat diimbau tetap waspada karena intensitas hujan masih cukup tinggi di wilayah tersebut.

Ia menyebut terdapat satu titik bekas longsor yang masih dalam penanganan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), tepatnya di kawasan Panorama Puncak, Desa Sumur Gedang, Kecamatan Pesisir Bukit.

Selama masa libur Lebaran, pemerintah menyiagakan dua alat berat beserta operator sebagai langkah antisipasi jika terjadi longsor susulan.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, panjang jalur Sungai Penuh–Tapan mencapai 112,9 kilometer, dengan kondisi jalan tergolong baik, terdiri dari 111 kilometer aspal dan 1,9 kilometer rigid beton.

“Di dekat pos pelayanan terdapat bekas longsor, pengguna jalan diminta berhati-hati. Pemerintah juga menyiapkan alat berat, bahan bakar, serta dukungan personel dari TNI, Polri, Satpol PP, dan tenaga medis,” kata Haryanto.

Sementara itu, warga Sungai Penuh, Mun Asral, mengatakan jalur tersebut merupakan akses penting yang menghubungkan wilayah Sumatera Barat, Bengkulu, dan Jambi.

Menurutnya, kondisi jalan yang baik berdampak positif terhadap sektor ekonomi dan pariwisata, ditandai dengan meningkatnya mobilitas wisatawan antara wilayah pesisir dan dataran tinggi.

“Kalau jalannya bagus, saat Lebaran jalur ini ramai. Warga pesisir naik ke Kerinci, dan sebaliknya warga dari pegunungan ke pantai,” ujarnya. (babarito/ant)

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer