Jelang Idul Adha, Mahyeldi Tinjau Penampungan Hewan Kurban

master

Wako Padang, Mahyeldi Ansharullah melihat kondisi sapi-sapi di penampungan hewan kurban di Kampung Kalawi.
Wako Padang, Mahyeldi Ansharullah melihat kondisi sapi-sapi di penampungan hewan kurban di Kampung Kalawi.

Padang, Babarito

Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah melakukan kunjungan ke salah satu penampungan hewan kurban yang ada di Kampung Kalawi, Kelurahan Lubuk Lintah, Kecamatan Kuranji, Selasa (28/7). Kunjungan ini guna memastikan kesiapan jumlah serta kebutuhan dan kondisi hewan kurban,

“Alhamdulillah, dalam peninjauan kali ini terlihat sapi kurban di sini layak. Baik cukup umurnya begitu juga dari segi fisiknya baik, warna bulunya mengkilat dan di samping itu tentu kesehatannya juga baik. Yang jelas tidak boleh sapi betina untuk hewan kurban ini,” ujar Wahyeldi.

Mahyeldi berpesan kepada Dinas Pertanian khususnya melalui Bidang Kesehatan Hewan agar memastikan sapi-sapi yang akan disembelih di Kota Padang itu sudah diperiksa dengan sebaik-baiknya. Oleh karenanya, semua sapi yang ada di tempat penampungan-penampungan hewan kurban di Kota Padang diperiksa semuanya.

“Itu makanya, setelah diperiksa dan memang layak untuk dijadikan sebagai hewan kurban maka nanti sapi-sapi itu akan kita kasih label. Kita berpesan kepada para konsumen, agar ketika mau membeli hewan ternak untuk hewan kurban pastikan juga harus memiliki label layak untuk dikurbankan. Sebab telah melalui proses pemeriksaan dan dipastikan dalam keadaan sehat,” tukasnya.

Mahyeldi berpesan kepada warga masyarakat Kota Padang diharapkan di dalam pelaksanaan pemotongan hewan kurban nantinya harus memperhatikan protokol Covid-19. Kemudian tidak menggunakan kantong plastik namun menggunakan kantong berbahan dasar bukan plastik.

“Selanjutnya kita juga harapkan kepada pengurus masjid supaya menjaga jangan sampai terjadi penumpukan massa di masjid. Sebaiknya pengurus masjid antarkan daging kurban ke rumah warga. Sehingga memang bisa menghindari keramaian dan mengendalikan penularan Covid-19 di masa Hari Raya Idul Adha 1441 H ini,” harapnya.

Mahyeldi menjelaskan, terkait ketersediaan hewan kurban di Kota Padang pada Idul Adha 1441 H diperkirakan terbilang sudah mencukupi. Dimana sudah ada sebanyak 57 tempat penjualan sapi di Kota Padang, meski tahun ini terjadi penurunan di banding tahun-tahun sebelumnya.

“Diperkirakan penurunannya itu sampai 15 atau 20 persen. Dimana tahun lalu lebih kurang ada 7.600 sapi kurban. Berarti kira-kira kisarannya tahun ini berkurang 20 persen dan menjadi 6.000-an sapi kurban yang tersedia.

“Kita bersyukur, meski demikian, semangat berbagi warga Kota Padang masih cukup tinggi di Idul Adha tahun ini meski di dalam masa pandemi. Mudah-mudahan insya Allah, semoga daging kurban nantinya bisa didistribusikan secara baik dan merata bagi masyarakat yang membutuhkan dan memerlukan. Semoga semuanya berjalan dengan sebaik-baiknya,” pungkas alumni Fakultas Pertanian Unand itu. (pta)

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer