
Padang, Babarito
Sejak Maret, Dinas Sosial Kota Padang sudah mulai menangani dampak dari pandemi Covid-19. Mulai dari melakukan penyemprotan disinfektan hingga penyaluran bantuan sosial (bansos) atau BLT kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.
Kepala Dinas Sosial Kota Padang Afriadi mengatakan, sekitar 70 persen warga Kota Padang yang terdampak Covid-19 sudah dibantu. Bantuan tersebut berupa BLT, sembako dan lainnya.
Khusus untuk bansos, sebanyak 28 ribu lebih KK telah menerima BLT dari Kementerian Sosial RI. Masing-masing KK menerima Rp600.000 selama tiga bulan.
Kemudian ada BLT dari Pemerintah Provinsi Sumbar yang diberikan kepada 13.354 KK. Dimana masing-masing KK menerima BLT sebesar Rp600.000.
Di samping BLT Kemensos dan Propinsi, Pemko Padang juga menyalurkan BLT kepada 62.127 KK. “Di tahap pertama kita bantu sebesar Rp600.000. Selanjutnya tahap kedua dan ketiga diberikan Rp600.000. Hal itu, dikarenakan keterbatasan dana,” tutur Afriadi, Rabu (11/11).
Tak hanya itu, Kementerian Sosial RI juga memberikan bantuan 40.000 paket beras kepada sebanyak 18.847 KK. Dimana masing-masing KK menerima beras sebanyak 15 kg per bulan selama tiga bulan.
“Beras ini telah dibagikan pada bulan Agustus, September dan Oktober. Bantuan ini diberikan untuk keluarga PKH,” jelasnya.
Di samping itu, pada Ramadan lalu, Dinsos juga memberikan nasi kotak untuk berbuka dan sahur selama sebulan penuh bagi keluarga positif Covid-19.
Serta bantuan-bantuan lainnya yang berasal dari sumbangan para donatur. (pta)

