Penyaluran KUR untuk Penyintas Bencana di Sumatera Capai Rp12,23 Triliun

Adiyansyah Lubis

Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyerahkan bantuan kepada korban terdampak bencana. Antara/HO Humas Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Sumatera

JAKARTA, BABARITO.COM – Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera melaporkan realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk penyintas bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah mencapai 206.705 debitur dengan total outstanding Rp12,23 triliun per 17 Februari 2026.

Angka ini hampir dua kali lipat dibandingkan progres per 26 Januari yang tercatat 111.601 debitur dengan total pokok pinjaman Rp6,02 triliun.

Rinciannya, di Aceh terealisasi 125.173 debitur dengan outstanding Rp7,38 triliun, Sumut 53.181 debitur dengan Rp3,06 triliun, dan Sumbar 28.351 debitur dengan Rp1,79 triliun.

Peningkatan KUR ini sejalan dengan naiknya transaksi UMKM melalui platform e-commerce seperti Tokopedia, TikTok, dan Shopee, yang sekaligus menandakan pemulihan daya beli masyarakat. Berdasarkan data Satgas per 18 Februari, transaksi UMKM tercatat di Sumbar 2.162.858 transaksi dengan 101 produk, Sumut 2.173.688 transaksi dengan 631 produk, dan Aceh 24.841 transaksi dengan 1.396 produk.

Airlangga Hartarto memastikan debitur penyintas bencana di tiga provinsi tersebut mendapatkan relaksasi bunga KUR dalam dua tahun ke depan. Tahun 2026, bunga KUR dibebaskan alias 0%, pada 2027 naik menjadi 3%, dan pada 2028 kembali normal di 6%.

“Tahun pertama ini bunganya kita nolkan, di 2026. 2027 3% dan 2028 baru kembali ke 6%,” kata Airlangga di Jakarta, Jumat (9/1/2026).

Sementara itu, Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menekankan bahwa aktivitas pasar dan UMKM menjadi indikator kunci pemulihan ekonomi penyintas bencana.

“Pasar dan UMKM merupakan indikator penting pergerakan ekonomi daerah. Ketika keduanya kembali hidup, harapan pemulihan ekonomi masyarakat semakin nyata,” ujar Tito saat menghadiri Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatera di Komplek Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (18/2). (babarito/ant)

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer