Pemkab Padang Pariaman Siapkan 10 Hektare Lahan untuk Sekolah Rakyat di Tarok

Adiyansyah Lubis

Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis (JKA). (Foto: Dok. Pemkab Padang Pariaman)

PARITMALINTANG, BABARITO.COM – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, menyiapkan lahan seluas 10 hektare di Kawasan Terpadu Tarok, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, untuk pembangunan Sekolah Rakyat yang direncanakan mulai dibangun pada 2027.

Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, mengatakan Sekolah Rakyat tersebut bukan sekadar fasilitas pendidikan, melainkan juga akan menjadi pusat pembinaan generasi unggul masa depan.

“Sekolah ini bukan sekadar tempat belajar, tetapi akan menjadi pusat pembinaan generasi unggul masa depan,” kata John Kenedy Azis di Parit Malintang, Rabu.

Ia menjelaskan, lahan yang disiapkan merupakan bagian dari kawasan yang sebelumnya direncanakan untuk pengembangan Universitas Negeri Padang di Padang Pariaman.

Menurutnya, pembangunan Sekolah Rakyat akan menggunakan anggaran pemerintah pusat sebesar Rp200 miliar. Sekolah yang merupakan salah satu program unggulan nasional itu diproyeksikan mampu menampung sekitar 400 hingga 1.000 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Sekolah tersebut akan menerapkan konsep boarding school atau sekolah berasrama, sehingga siswa dapat memperoleh pendidikan sekaligus pembinaan karakter secara terpadu dalam lingkungan yang lebih terarah dan kondusif.

“Kita ingin hadir sebuah sekolah berasrama yang mampu melahirkan sumber daya manusia berkualitas, berkarakter, dan siap bersaing,” ujarnya.

Ia menilai pembangunan Sekolah Rakyat menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus memperkuat posisi Padang Pariaman sebagai pusat pertumbuhan baru di Sumatera Barat.

Selain dampak pendidikan, keberadaan sekolah ini juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar melalui penciptaan lapangan kerja dan berkembangnya usaha lokal.

Kawasan Terpadu Tarok sendiri ditargetkan menjadi pusat pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, serta motor penggerak ekonomi baru di Sumatera Barat.

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman juga terus mendorong masuknya proyek berskala nasional ke daerah tersebut. Sebelumnya, Pemkab telah menjalankan program Kampung Nelayan Merah Putih dengan nilai anggaran sekitar Rp50 miliar. (babarito/rdr)

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer