JAKARTA, BABARITO.COM – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyebut kepastian kebijakan bekerja dari rumah (work from home/WFH) untuk penghematan energi akan diumumkan pada Selasa (31/3).
“Sabar saja, kemungkinan besar akan disampaikan resmi besok. Saya tidak ingin mendahului,” ujar Tito di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin.
Tito belum merinci skema kebijakan tersebut, namun memastikan Kementerian Dalam Negeri akan mengeluarkan imbauan teknis kepada pemerintah daerah.
“Iya, pasti ada imbauan ke pemda,” katanya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan kebijakan WFH akan diumumkan sebelum akhir Maret.
Kebijakan ini diinisiasi sebagai langkah menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah tekanan harga energi global.
Airlangga menjelaskan, skema WFH direncanakan berlaku satu hari dalam sepekan bagi aparatur sipil negara (ASN), termasuk PNS dan PPPK. Sementara untuk sektor swasta, kebijakan tersebut bersifat imbauan.
Di sisi lain, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai kebijakan ini tidak akan mengganggu produktivitas ekonomi nasional, bahkan berpotensi meningkatkan efisiensi energi.
“Tidak mengganggu jika dipilih secara cermat. Misalnya diterapkan pada hari tertentu, maka ada potensi penghematan BBM,” ujarnya di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Menurutnya, sektor strategis seperti industri manufaktur dan layanan publik tetap akan berjalan normal karena tidak semua pekerjaan dapat dilakukan secara jarak jauh.
Selain itu, penerapan WFH dinilai dapat menekan konsumsi BBM seiring berkurangnya mobilitas masyarakat, meski besaran penghematan bergantung pada dinamika harga minyak global. (babarito/ant)

