CILEGON, BABARITO.COM – Arus mudik Lebaran di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, mulai menunjukkan peningkatan signifikan pada Minggu dini hari.
Ribuan kendaraan roda empat, baik mobil pribadi maupun travel, mulai memadati kantong parkir di sejumlah dermaga, baik dermaga eksekutif maupun reguler, untuk menyeberang menuju Pulau Sumatera.
Seorang pemudik asal Karawang, Siti Aminah (34), mengaku sengaja berangkat lebih awal guna menghindari puncak arus mudik.
“Saya bawa oleh-oleh makanan dan pakaian buat orang tua. Meski macet di Cikupa tadi cukup melelahkan, yang penting bisa sampai ke Pesisir Barat dengan selamat,” ujar Siti di Cilegon, Minggu.
Pantauan di lokasi sekitar pukul 01.30 WIB menunjukkan antrean kendaraan mulai mengular sejak pintu masuk pelabuhan hingga area tunggu naik ke kapal (gangway).
Kondisi ini menandakan gelombang pemudik yang memilih melakukan perjalanan pada malam hari mulai meningkat dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Peningkatan volume kendaraan didominasi pelat nomor luar Banten, seperti Jakarta (B), Bandung (D), dan Karawang (T). Banyaknya kendaraan yang datang secara bersamaan membuat petugas harus bekerja ekstra mengatur arus masuk agar tidak terjadi penumpukan di jalur utama.
Di sepanjang antrean kendaraan, terlihat atap mobil dipenuhi barang bawaan. Selain koper dan tas besar, sebagian pemudik juga membawa sepeda hingga paket oleh-oleh sebagai buah tangan untuk keluarga di kampung halaman.
Otoritas pelabuhan mengimbau pemudik roda empat untuk memastikan telah memiliki tiket elektronik (e-ticket) sebelum tiba di pelabuhan. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses masuk kendaraan sekaligus memperlancar arus penyeberangan di tengah peningkatan jumlah pemudik yang diprediksi terus meningkat hingga puncak arus mudik. (babarito/ant)

