
PADANG, – Simpul-simpul masyarakat dari 11 Kecamatan dan 104 Kelurahan siap memenangkan pasangan Muhammad Iqbal dan Amasrul. Komunitas Padang Bersih lintas generasi dan lintas suku ini menginginkan Kota Padang mendapatkan pemimpin yang bersih.
Menurut Tokoh Masyarakat Kuranji yang juga merupakan seorang advokat, Yuspar mengatakan, pasangan Iqbal dan Amasrul merupakan pasangan yang paling klop. Sebab, satu tekhnorat dan satu birokrat.
“Saya sudah tahu dengan Pak Amasrul, beliau bertugas dari bawah hingga ke atas. Saya akan siap mengawal kasus hukum di Pilkada ini,” ujarnya.
Ditambahkannya, pasangan Iqbal dan Amasrul merupakan pasangan yang paling bersih memimpin Kota Padang. Sebab, Iqbal tidak mempunyai bisnis dan aset di Kota Padang, Amasrul seorang birokrat yang rela pensiun dini untuk mengabdi di Kota Kelahirannya.
“Awas bahaya serangan fajar, karena itu akan merugikan masyarakat lima tahun ke depan. Kalau ingin Padang lebih baik 5 tahun ke depan, pilihlah orang yang mengerti Kota Padang,” ujarnya.
Sementara itu Calon Wali Kota Padang Muhammad Iqbal mengucapkan terima kasih atas dukungan dari komunitas Padang Bersih. Pasangan Iqbal dan Amasrul paling siap lahir batin memimpin Kota Padang, karena tidak punya aset dan bisnis di Kota Padang.
“Kami siap lahir batin untuk mengabdi di Kota Padang. Kami tidak punya aset dan bisnis, jadi tidak ada kepentingan dan siap untuk membangun Kota Padang,” ujarnya.
Ditambahkannya, Masyarakat Kota Padang paling cerdik. Pasalnya, masyarakat tidak akan mau mempertaruhkan nasibnya lima tahun ke depan hanya untuk kesenangan sesaat .
“Masyarakat Kota Padang ko cadiak. Ndak nio hanyo berbekal serangan fajar, sudah tu marano,” ujarnya.
Dituturkannya, saat ini banyak masyarakat mengeluhkan pengeluaran sekolah, seperti biaya seragam sekolah dan pungutan komite sekolah. Kemudian untuk meningkatkan ekonomi, agar wisatawan nyaman dan aman berwisata di Kota Padang, maka infrastruktur, keamanan dan kenyamanan harus di penuhi pemerintah kota
” Sekolah gratis, tapi banyak pungutan, kami akan gratiskan seragam sekolah dan LKSnya dan tidak boleh ada pungutan komite. Buat aman nyaman dan bersih, bangun infrastruktur maka ekonomi akan tumbuh sendiri,” ujarnya
Sementara itu Calon Wakil Wali Kota Padang Amasrul mengatakan, terminal angkot menjadi salah satu prioritas untuk dibangun. Kata dia, Pasar Raya perlu dilakukan pembenahan.
“Untuk menggairahkan Pasar Raya, maka terminal angkot harus dibangun, pasar harus dibenahi agar masyarakat nyaman,” ujarnya.
Dikatakannya, tawuran saat ini sedang viral di Kota Padang, pemerintah harus segera mengatasi persoalan ini. Psikolog salah satu cara untuk mengetahui penyebab tawuran tersebut.
“Kalau nagari tidak aman, maka wisatawan akan takut ke Kota Padang, kalau nyaman Kota Padang pasti banyak orang kemari” ujarnya.
Ditambahkannya, pelayanan di masyarakat harus ditingkatkan. Masyarakat tidak perlu berlama – lama dalam mengurus kebutuhan surat menyurat.
“Dalam pelayanan kita kalah dengan Padang Pariaman, ketika masyarakat butuh surat tidak sampai 5 menit selesai itu di Pariaman. Maka di Kota Padang kita harus laksanakan agar masyarakat tersenyum,” ujarnya.
Dijelaskannya, dalam pemerintahan harus dijalani dengan bersih. Sebab, jika pemerintah di mulai dengan cara – cara sogok menyogok maka kepentingan masyarakat tidak akan terwujud.
“Kalau pemerintah di mulai dengan sogok menyogok maka akhirnya bengkok,” ujarnya. (PDG)
