600 Ribu Penerima Bansos Dihapus karena Terindikasi Judi Online

Adiyansyah Lubis

Ilustrasi dana bansos. (Foto: Ist)

JAKARTA, BABARITO.COM – Pemerintah mencoret sekitar 600 ribu penerima bantuan sosial (bansos) yang terindikasi terlibat judi online (judol). Langkah ini dilakukan untuk memastikan penyaluran bansos tepat sasaran dan digunakan sesuai peruntukannya.

Hal tersebut disampaikan Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (12/5).

“Dari 600.000 tinggal 11.000, dan 11.000 pun sudah kita coret pada triwulan pertama. Di triwulan kedua ini, tersisa 75 keluarga atau KPM,” ujarnya.

Gus Ipul menegaskan pemerintah terus melakukan pemantauan terhadap penerima bansos agar bantuan yang disalurkan benar-benar dimanfaatkan sesuai kebutuhan masyarakat dan tidak disalahgunakan untuk aktivitas ilegal.

“Kita ikuti perkembangannya agar bansos bisa dimanfaatkan dengan baik,” tegasnya.

Ia menyebut hasil pengawasan menunjukkan penurunan signifikan terhadap penerima bansos yang terindikasi menggunakan bantuan untuk judi online.

“Sudah ada penurunan secara drastis, ya, pemanfaatan bantuan sosial untuk kepentingan judol,” katanya.

Gus Ipul juga mengapresiasi peran Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang telah membantu menyediakan data terkait penerima bansos yang terindikasi terlibat judi online.

Menurutnya, data tersebut membantu pemerintah dalam mengevaluasi dan memastikan bansos diberikan kepada masyarakat yang benar-benar berhak.

“Terima kasih kepada PPATK yang telah memberikan informasi yang cukup baik sehingga kita bisa menyalurkan bansos kepada mereka yang lebih membutuhkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kementerian Sosial berencana kembali melakukan pemadanan data dengan hasil pemutakhiran Badan Pusat Statistik (BPS), yang kemudian akan diserahkan ke PPATK untuk proses pencocokan lanjutan.

“Tahun ini kami juga akan menyerahkan data terbaru hasil pemutakhiran BPS kepada PPATK untuk dilakukan pemadanan sekaligus koreksi jika ada KPM yang terlibat judol,” tutup Gus Ipul. (babarito/rdr)

Related Post

1 thought on “600 Ribu Penerima Bansos Dihapus karena Terindikasi Judi Online”

  1. Pingback: Kemensos Benahi Data Bansos usai Temuan 45 Persen PKH Tak Tepat Sasaran - BABARITO

Leave a Comment

Ads - Before Footer