5 Makanan Penyebab Bau Mulut saat Puasa, Hindari Saat Sahur

Adiyansyah Lubis

Jengkol harus dihindari selama bulan puasa karena menyebabkan bau mulut. (Foto: Ist)

JAKARTA, BABARITO.COM – Bau mulut menjadi salah satu keluhan yang kerap muncul saat berpuasa. Selain menurunkan rasa percaya diri, kondisi ini juga dapat mengganggu kenyamanan saat berinteraksi dengan orang lain.

Secara medis, bau mulut saat puasa terjadi karena produksi air liur berkurang sehingga bakteri di dalam mulut lebih mudah berkembang. Namun, kondisi ini bisa semakin parah jika saat sahur mengonsumsi makanan tertentu.

Lantas, makanan apa saja yang bisa memperburuk bau mulut saat puasa? Berikut daftarnya:

1. Bawang-bawangan

Bawang putih, bawang merah, dan bawang bombai mengandung senyawa sulfur yang tinggi. Senyawa ini menjadi penyebab utama bau mulut menyengat karena aromanya dapat masuk ke aliran darah dan dikeluarkan kembali melalui napas.

Mengurangi konsumsi bawang saat sahur bisa membantu menjaga napas tetap segar sepanjang hari.

2. Jengkol

Jengkol dikenal memiliki aroma yang kuat dan khas. Bau tersebut dapat bertahan lama di mulut, terlebih jika pengolahannya kurang tepat.

Agar tidak mengganggu saat berpuasa, sebaiknya hindari konsumsi jengkol sementara waktu.

3. Petai

Petai juga memiliki aroma tajam yang cenderung menetap. Saat tubuh kekurangan cairan selama puasa, aroma tersebut bisa semakin terasa kuat karena mulut menjadi lebih kering.

4. Daging Berlebihan

Mengonsumsi daging dalam jumlah berlebihan dapat memicu bau mulut. Saat protein dicerna, tubuh menghasilkan amonia sebagai zat sisa metabolisme. Jika kadarnya tinggi, amonia dapat memengaruhi aroma napas dan bahkan bau badan.

5. Makanan Tinggi Gula

Permen, kue manis, dan buah kering mengandung gula tinggi yang dapat mempercepat pertumbuhan bakteri di dalam mulut. Bakteri tersebut menghasilkan senyawa penyebab bau tak sedap, terutama ketika kondisi mulut kering saat puasa. (babarito)

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer