JAKARTA, BABARITO.COM – Bau mulut menjadi salah satu keluhan yang kerap muncul saat berpuasa. Selain menurunkan rasa percaya diri, kondisi ini juga dapat mengganggu kenyamanan saat berinteraksi dengan orang lain.
Secara medis, bau mulut saat puasa terjadi karena produksi air liur berkurang sehingga bakteri di dalam mulut lebih mudah berkembang. Namun, kondisi ini bisa semakin parah jika saat sahur mengonsumsi makanan tertentu.
Lantas, makanan apa saja yang bisa memperburuk bau mulut saat puasa? Berikut daftarnya:
1. Bawang-bawangan
Bawang putih, bawang merah, dan bawang bombai mengandung senyawa sulfur yang tinggi. Senyawa ini menjadi penyebab utama bau mulut menyengat karena aromanya dapat masuk ke aliran darah dan dikeluarkan kembali melalui napas.
Mengurangi konsumsi bawang saat sahur bisa membantu menjaga napas tetap segar sepanjang hari.
2. Jengkol
Jengkol dikenal memiliki aroma yang kuat dan khas. Bau tersebut dapat bertahan lama di mulut, terlebih jika pengolahannya kurang tepat.
Agar tidak mengganggu saat berpuasa, sebaiknya hindari konsumsi jengkol sementara waktu.
3. Petai
Petai juga memiliki aroma tajam yang cenderung menetap. Saat tubuh kekurangan cairan selama puasa, aroma tersebut bisa semakin terasa kuat karena mulut menjadi lebih kering.
4. Daging Berlebihan
Mengonsumsi daging dalam jumlah berlebihan dapat memicu bau mulut. Saat protein dicerna, tubuh menghasilkan amonia sebagai zat sisa metabolisme. Jika kadarnya tinggi, amonia dapat memengaruhi aroma napas dan bahkan bau badan.
5. Makanan Tinggi Gula
Permen, kue manis, dan buah kering mengandung gula tinggi yang dapat mempercepat pertumbuhan bakteri di dalam mulut. Bakteri tersebut menghasilkan senyawa penyebab bau tak sedap, terutama ketika kondisi mulut kering saat puasa. (babarito)

