Oleh Wira Dika Orizha Piliang (Mahasiswa Jurusan Ilmu Politik Unand/Pegiat Sijunjung Muda Berkarya)
Jelang pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Sijunjung Tahun 2020, suhu politik di Sijunjung, Sumatera Barat kian memanas. Walau baru akan dilaksanakan pada tahun depan namun sejumlah nama tokoh sudah mulai mengapung untuk ikut bersaing dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sijunjung periode 2020-2025. Tentunya ini merupakan pembahasan yang menarik untuk dapat menakar bagaimana arah elit politik di Pilkada Sijunjung yang baru akan dilaksanakan pada tahun depan tersebut. Baik dari kalangan birokrat, akademisi, maupun politisi yang berpeluang maju pada Pilkada Sijunjung 2020 nantinya dan bahkan sudah ada beberapa tokoh yang menyatakan secara terang-terangan akan maju pada Pilkada Sijunjung nanti.
Bupati Sijunjung saat ini, Yuswir Arifin sudah tidak bisa lagi untuk ikut serta dalam pemilihan kepala daerah Kabupaten Sijunjung yang akan dilaksanakan pada tahun depan. Ini dikarenakan sang bupati sudah dua kali periode menjabat sebagai Bupati Sijunjung yakni nya pada periode 2010-2015 dan 2015-2020. Oleh sebab itu, banyak nama bermunculan untuk ikut andil pada Pilkada Sijunjung nantinya. Nama pertama yang kuat untuk maju pada Pilkada Sijunjung nantinya ialah Arrival Boy, yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Bupati Sijunjung mendampingi Yuswir Arifin. Politisi Partai Golkar tersebut di prediksi akan maju sebagai suksesor Yuswir Arifin sebagai Kepala Daerah Sijunjung periode 2020-2025 nantinya. Walau begitu langkah pria yang akrab dengan sapaan Pak Boy tersebut tidak lah mudah, karena beberapa waktu belakangan beliau juga sedang menghadapi kasus di internal partai yang sedikit banyaknya tentunya juga mempengaruhi citra beliau di hadapan masyarakat Sijunjung. Terlebih lagi banyak nama-nama muda bermunculan yang akan kian mempersulit langkah beliau dalam Pilkada Sijunjung 2020 nantinya.
Selanjutnya ada nama Ashelfine, Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Sijunjung saat ini yang juga pengusaha tersebut digadangkan juga akan ikut bersaing pada Pilkada Sijunjung nantinya. Pria yang akrab disapa Pepen tersebut juga mulai gencar melakukan citra politik di akun media sosial miliknya. Pada Pilkada Sijunjung yang dilaksanakan 2015 lalu, Ashelfine juga merupakan salah satu Calon Bupati Sijunjung bersama Alpian Kasir yang saat ini menjabat sebagai ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Sijunjung. Sayangnya pada 2015 pasangan ini dikalahkan oleh Yuswir Arifin-Arrival Boy yang berhak atas jabatan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sijunjung 2015-2020. Namun kini Pilkada Sijunjung sudah di depan mata dan tentunya dengan situasi politik yang berbeda, bukan tidak mungkin Ashelfine akan menjadi pesaing berat para calon lain yang akan maju nantinya.
Politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Endre Saifoel juga masuk dalam bursa calon Bupati Sijunjung periode 2020-2025. Setelah dipastikan gagal dalam Pemilihan Legislatif DPR RI 2019 nama Endre Saifoel kemudian muncul kepermukaan sebagai kandidat kuat kepala daerah Kabupaten Sijunjung 2020-2025. Dengan bermodalkan sebagai salah satu anggota DPR RI Fraksi Nasdem 2014-2019 tentunya Haji Wen begitu sapaan akrab Endre Syaifoel memiliki kans yang kuat untuk bertarung di Pilkada Sijunjung nantinya. Selain Endre Saifoel juga ada nama Hendri Susanto yang saat ini juga menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Sijunjung fraksi PKS. Dalam beberapa komentar di akun media sosial miliknya banyak masyarakat yang mengharapkan untuk Hendri Susanto maju dalam pertarungan Kepala Daerah Sijunjung 2020-2025.
Kemudian juga ada nama Syafrizal Intan Kayo yang saat ini juga menjabat sebagai Kepala Biro Umum Kementerian Agama RI. Pria kelahiran Lubuk Tarok Sijunjung ini di bidik gerindra sebagai suksesor Yuswir Arifin sebagai Bupati Sijunjung periode 2020-2025, dari hasil survei yang dilakukan oleh Partai Gerindra muncul nama Syafrizal sebagai kandidat kuat calon Bupati Sijunjung periode selanjutnya. Gerindra yang menguasai kursi legislatif di Sijunjung tentunya juga tidak mau adem ayem saja pada Pilkada Sijunjung nanti, bahkan Gerindra juga sudah menyiapkan nama-nama bakal calon yang akan mendampingi Buya Syafrizal dalam Pilkada nanti. Menarik ditunggu untuk bagaimana kiprah Partai besutan Prabowo Subianto ini pada Pilkada Sijunjung nanti, terlepas dari Prabowo Effect pasca Pemilihan Presiden lalu di Sumatera Barat. Gerindra juga memiliki kans kuat untuk menyiapkan kadernya dalam pemilihan kepala daerah nanti.
Nama Benny Dwifa Yuswir yang juga putra dari Bupati Sijunjung saat ini juga masuk dalam bursa calon kepala daerah Kabupaten Sijunjung selanjutnya. Bermodalkan basis massa pendukung ayahnya, Benny tentunya juga menjadi pesaing kuat pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sijunjung nantinya. Terlepas dari berbagai macam isu dalam membentuk politik dinasti di Sijunjung, nama Benny juga tidak bisa di sepelekan oleh para calon pesaing nya. Ditambah lagi dengan massa pendukung dari kampungnya sendiri yaitu Kecamatan Kamang Baru Sijunjung juga merupakan modal kuat yang di miliki oleh Benny. Tidak dapat di pungkiri juga bahwa massa yang besar di Kamang Baru lah yang mengantarkan ayahnya Yuswir Arifin menjadi Bupati Sijunjung dua periode. Perlu diketahui bahwa Kamang Baru merupakan kecamatan dengan pemilih terbanyak di Kabupaten Sijunjung mengalahkan Kecamatan Sijunjung dan Kecamatan Tanjung Gadang.
Dari kalangan akademisi juga muncul nama Novesar Jamarun yang saat ini juga menjabat sebagai rektor di Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang. Pada tautan-tautan berita yang beredar akhir-akhir ini menyatakan bahwa masyarakat Kabupaten Sijunjung meminta pria yang sering disapa dengan sebutan Da Ong atau Prof Ong ini untuk memimpin Sijunjung ke depan nya. Tokoh yang juga merupakan mantan wakil rektor I dan III Universitas Andalas ini memang berasal dari Sumpur Kudus, Sijunjung. Namun prof ong sampai saat ini belum menyatakan secara gambling apakah akan ikut maju pada pesta demokrasi masyarakat Sijunjung 2020 nantinya atau tidak. Dari kalangan akademisi lainnya juga muncul nama Hasrul Piliang yang saat ini juga merupakan tenaga pengajar atau dosen di Universitas Negeri Padang. Hasrul Piliang yang juga mantan kepala dinas di beberapa dinas wilayah Pemko Padang itu bahkan sudah dari jauh-jauh hari menyatakan sikap siap untuk ikut bertarung pada Pilkada Sijunjung nantinya. Pria asal nagari Buluh Kasok, Lubuk Tarok, Sijunjung ini juga mengajak seluruh putra-putri terbaik Sijunjung untuk membangun Sijunjung dengan cara maju dalam Pilkada Sijunjung pada 2020 mendatang.
Selain nama-nama di atas juga muncul nama politisi Partai Demokrat, yaitu Liswandi yang juga menyatakan sikap siap maju dalam pemilihan kepala daerah Sijunjung mendatang. Politisi lain nya yang berpotensi maju juga adalah Sarikal atau yang kerap di sapa Udo, politisi Golkar tersebut juga menyatakan siap maju dalam pilkada Sijunjung 2020 sebagai kelanjutan pengabdian nya untuk Sijunjung. Sarikal saat ini juga merupakan salah satu anggota DPRD Kabupaten Sijunjung fraksi Golkar. Terlepas dari siapa saja yang akan memimpin Sijunjung ke depan, tentunya masyarakat banyak berharap kepada siapapun tokoh yang akan memimpin nanti untuk dapat membawa Sijunjung ke arah yang lebih baik. Tentunya dengan integritas penuh dan menghadirkan perubahan-perubahan yang signifikan juga mendorong perekonomian di Sijunjung menjadi lebih baik tentunya. Banyak nama yang mengapung ini tentunya juga membuktikan Sijunjung menyimpan amunisi-amunisi calon pemimpin yang berkualitas, diharapkan Sijunjung menjadi daerah yang disegani di Sumatera Barat kedepan nya dalam segi apapun. Akhirnya, kita hanya bisa berharap siapapun yang menjadi Bupati Sijunjung ke depannya dapat menjawab kepercayaan masyarakat Sijunjung nantinya.

